PANTALA | Kantong Kertas Yes! Kantong Plastik No!!!
73
single,single-post,postid-73,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode-theme-ver-7.9,wpb-js-composer js-comp-ver-4.9.1,vc_responsive

19 Jan Kantong Kertas Yes! Kantong Plastik No!!!

Belakangan ini masyarakat dunia semakin peduli untuk tidak menggunakan kantong plastik sebagai “tas” untuk belanjaan. Plastik memang musuh lingkungan yang belum banyak diketahui orang. Kalaupun tahu, kebanyakan memilih untuk tidak peduli atau pura-pura tidak tahu. Wajar saja, kantong plastik yang selalu diberi gratis saat berbelanja memang menawarkan kepraktisan untuk membawa bawang belanjaan. Ada beberapa alasan bagi kita untuk mulai menolak penggunaan kantong “kresek” ini.

Alasan utamanya adalah kantong plastik terbuat dari bahan serat sintetik (biasanya polietilen) yang sangat sulit diuraikan oleh alam. Diperlukan ratusan tahun untuk dapat mengurai serat plastik menjadi bahan yang aman bagi alam. Bahkan bahan yang di-klaim sebagai kantong plastik “bio-degradable” menyebabkan polusi lingkungan yang lebih berat dibandingkan kantong plastik pada umumnya. Mau dibakar? Sama bahayanya. Karena asap dari kantong plastik dapat menimbulkan senyawa berbahaya.

Alasan lain untuk menghindari kantong plastik adalah alasan kesehatan. Kantong plastik biasanya terbuat dari bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan, terutama kantong plastik murahan (yg biasanya berwarna hitam) mengandung zat karsinogen dan zat pewarna yang dapat tercampur dengan makanan, yang dalam waktu lama dapat memicu timbulnya kanker. Selain berbahaya bagi manusia, yang tidak kalah penting juga sangat berbahaya bagi hewan. Satu kantong plastik yang termakan oleh hewan dapat menyebabkan hewan tersebut mati, dan karena tidak dapat di-dekomposisi, maka kantong plastik yang sama kembali ke lingkungan untuk dapat membunuh makhluk hidup lannya (seperti pembunuh berantai aja!). Semakin ironisnya karena untuk membuat sebuah kantong plastik dibutuhkan 13.8 mililiter minyak bumi (kira-kira satu sendok teh). Penelitian terkini menunjukkan bahwa total minyak bumi yang digunakan untuk membuat kantong plastik mencapai 8% dari total produksi minyak dunia. Bayangkan berapa banyak minyak bumi yang habis untuk dipakai membuat kantong plastik di seluruh dunia, dan bayangkan juga efek rumah kaca yang dapat diakibatkannya!

Mengurangi penggunaan kantong plastik

Ada beberapa cara mudah yang dapat kita lakukan untuk mulai mengurangi penggunaan kantong plastik. Yang paling mudah adalah menolak untuk menggunakan, terutama saat belanja. Sangat sering jika kita belanja barang-barang kecil di mini market/warung, kita ditawari kantong plastik. Kita dapat menolaknya; cukup dibawa tangan/masukkan dalam tas.

Hal lain yang dapat kita lakukan adalah, membawa tas belanjaan kita sendiri, terutama setiap kali kita belanja besar di supermarket. Sejelek-jeleknya, bawa kembali kantong plastik bekas belanja sebelumnya untuk digunakan lagi saat belanja berikutnya.

Punya banyak kertas koran bekas.. kertas kado.. atau kalendar bekas?? Jangan langsung dibuang! Kita bisa lho sedikit berprakarya yang juga mendukung aksi mengurangi sampah kantong plastik. Kita bisa membuat kantong dari kertas bekas. Hasilnya lumayan bagus dan kuat koq. Kalau pakai kertas koran, mungkin bisa dilapis beberapa buah saat membuatnya. Mau tahu cara membuatnya, silakan ikuti petunjuk-petunjuk di bawah ini.

download pola kantong kertas

sumber : www.wwf.or.id, www.cleanup.org.au