PANTALA | Camping Gn. Putri – September 2011
182
single,single-post,postid-182,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-theme-ver-7.9,wpb-js-composer js-comp-ver-4.9.1,vc_responsive

Camping Gn. Putri – September 2011

15 Sep Camping Gn. Putri – September 2011

By : Cakra Wiguna – A 17.194 PK

Pada awal bulan September lalu, Pantala mengadakan camping ceria di daerah Gunung Putri. Perjalanan di mulai dengan berkumpul Gereja Katedral Bandung pada pagi hari. Kemudian semua peserta camping berangkat menuju lokasi menggunakan angkutan umum. Untuk mencapai lokasi, kami harus 2x naik angkot, yang pertama ke arah Ledeng, berhenti di stasiun Ledeng. Dari sana, harus menyeberang ke Jl. Sersan Bajuri dan kembali naik angkot dari sana. Kami berhenti di percabangan jalan sersan bajuri dengan jalan pintu masuk perkebunan teh Sukawana.

Perjalanan sesungguhnya pun di mulai, dengan membawa fullpack yang masing-masing berisi 4 liter air (berhubung tema camping kita ‘ceria’ dan daerah Gn. Putri tergolong kering/susah air). Perjalanan menuju lokasi camping (Sukawana-Putri) memakan waktu sekitar kurang lebih 2 jam. Sesampainya di lokasi, ‘bensin alami’ kami pun menipis, dan perlu segera diisi bahan bakar. Oleh karenanya, setelah membuka tenda, seksi konsumsi pun segera menyiapkan makanan.

Setelah perut kenyang terisi, kami pun menikmati lingkungan sekitar, bersenda-gurau, ‘goler-goler’ dan ngerumpi ria di tengah hutan. Saat sore menjelang, kayu-kayu bahan bakar api unggun pun mulai kami kumpulkan. Api Unggun mulai dinyalakan.

Berhubung tema camping kali ini adalah ‘ceria’ + hari yang mulai gelap, makan makan di malam hari menjadi acara penting dalam camping ini! Serempak, kami semua mulai menyiapkan makan malam dan juga persiapan makanan tengah malam: yaitu: BBQ!!! Korban irisan Daging Ayam, Sosis, dan Paprika pun mulai berjatuhan, dibumbui, dan diaduk-aduk agar campuran bumbu BBQ-nya terasa lebih muantaapppp.

Santap malam pun berlangsung, dan dilanjutkan dengan acara kumpul dan ‘ngemeng2’ review bersama di tengah hangatnya api unggun. Agar tidak mengantuk, acara dilanjutkan dengan BBQ langsung menggunakan api unggun yang telah menyala! Setelah perut kenyang terisi, rasa kantuk pun mulai mewabah. Korban berjatuhan di dalam tenda. Sementara sebagian lagi memilih untuk ‘berjaga’ dalam mimpi di luar, sementara ada juga yang bertugas ‘jaga malam’ mempertahankan api unggun. Udara dingin menusuk tulang pun menerpaaaa… (Cieee.. bahasanya tambah sangar gilaa!).

Keesokan pagi, satu kewajiban kami yang takkan terlupa: SARAPAN! Nasi goreng menjadi menu-nya.  Yummyyyy!!! Segera setelahnya, kami pun berkemas-kemas, melakukan operasi SEMUT, dan segera meninggalkan lokasi camping dengan membawa 2 kantong sampah sebagai oleh-oleh. Track pulang diputuskan untuk melewati pintu Gunung Putri (tidak kembali melalui jalur datang: Sukawana karena JAUHH lagi GiLA! ). Hehehe.. dengan mata yang sedikit sayu, kami tiba kembali di Bandung pada siang harinya. Acara camping ‘ceria’ pun berakhir, dan nantikan acara PANTALA seru selanjutnyaahhhh!!!